Takjil Dari Berbagai Negara

Tak terasa sebentar lagi sudah bulan puasa. Salah satu momen Ramadan yang selalu ditunggu adalah meriahnya bagi-bagi takjil. Takjil sendiri sebenarnya adalah sebuah kosakata yang berasal dari Arab dengan makna “menyegerakan”. Dalam pengertian ini, maka takjil diartikan sebagai menyegerakan berbuka puasa. Karena dalam Islam, menyegerakan berbuka puasa adalah sebuah anjuran. Setelah mengalami perkembangan, takjil bergeser makna menjadi makanan yang biasa disajikan sebagai kudapan pembuka buka puasa.

Di Indonesia kita sudah akrab sekali dengan menu-menu takjil yang biasa disajikan seperti kolak pisang, es dawet, es buah, gorengan, dan jajanan pasar. Lantas bagaimana ya dengan takjil di belahan bumi lainnya? Sebut saja beberapa negara dengan penduduk mayoritas Islam di bawah ini. Yuk, kita intip takjil kesukaan mereka.

1. Gullac, Turki
Terbuat dari lembaran pastry kering tipis serta lembut yang direndam dengan susu hangat. Kemudian, pastry ini disusun dan diberi taburan kacang walnut yang telah dicincang. Tak lupa disiram dengan air mawar atau sirup mawar untuk menambah aroma segar.

(foto:pinterest.com)

2. Ais Kacang, Malaysia
Serutan es yang ditata menjulang tinggi dipadu sirup warna-warni, cincau, mutiara, susu, krim jagung, dan tak lupa kacang merahnya yang selalu jadi ciri khas.

(foto:pinterest.com)

3. Hyderabadi Haleem, India
Bahan yang digunakan dalam menu ini antara lain gandum, daging, dan rempah-rempah yang dihaluskan menjadi satu. Tekstur yang dihasilkan seperti layaknya pasta kental atau bubur.

(foto:pinterest.com)

4. Sawine, Yordania
Makanan manis yang dibuat dari susu dan bihun atau mi yang dibumbui dengan jahe, kayu manis, dan bumbu aromatik lainnya. Lebih enak jika disantap dalam keadaan hangat.

(foto:pinterest.com)

5. Piyaju, Bangladesh
Dari bahan kacang-kacangan, bawang dan cabai cincang, serta bumbu lainnya yang diolah, lalu digoreng. Sekilas seperti gorengan yang biasanya sering kita konsumsi.

foto:pinterest.com

6. Medames, Mesir
Terbuat dari rebusan kacang, minyak, bawang putih dan air lemon. Medames dapat dinikmati dengan berbagai tambahan seperti mentega, saus tomat, telur dan pastrami. Bisa juga dimakan bersamaan dengan roti.

(foto:thishealthytable.com)

Wah ternyata takjil mereka nampaknya juga sedap-sedap sekali, ya. Takjil yang baik dikonsumsi saat berbuka bukan hanya karena sedapnya saja tapi juga harus memenuhi syarat gizi yang sesuai. Sebab jika diolah dan dikonsumsi asal-asalan, risikonya Anda bisa mudah naik berat badan. Takjil yang minim nutrisi sebaiknya juga dihindari karena asupan seperti itu akan membuat kalori di dalam tubuh menumpuk. Padahal setelah berpuasa seharian tentu kita perlu memasukkan kembali nutrisi-nutrisi yang hilang.

Untuk itu Mi Burung Dara selalu punya solusi memenuhi takjil bergizi Anda. Dua resep takjil berikut selain sedap, juga syarat gizi. Kandungan protein tinggi dalam Mi Burung Dara dan Mi Urai sangat baik mengembalikan nutrisi yang hilang selama hampir seharian menahan lapar. Selain itu Mi Burung Dara juga rendah lemak dan tanpa bahan pengawet. Jadi tak khawatir lagi bahaya kolesterol dan bahaya pengawet dalam tubuh kita.

Komentar di matikan